DPRD Kalteng

DPRD Dorong Pasar Murah Jadi Penguat Daya Beli Masyarakat

yd
DPRD Dorong Pasar Murah Jadi Penguat Daya Beli Masyarakat
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti

Hai Kalteng - Palangka Raya - Ketika harga kebutuhan pokok bergerak naik, kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari ikut menjadi perhatian. Kondisi tersebut membuat keberadaan pasar murah dinilai penting sebagai salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga daya beli warga di Kalimantan Tengah.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Noor Fazariah Kamayanti, mengatakan pasar murah tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan yang digelar pada momentum tertentu. Program itu perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang tetap terjangkau.

(Baca Juga : Kemitraan Sawit Diminta Tak Berhenti pada Skema Plasma)

“Pasar murah punya dampak langsung karena masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat. Program seperti ini layak dipertahankan dan diperkuat,” ujar Kamayanti, Kamis (27/8).

Menurut dia, masyarakat berpenghasilan rendah merupakan kelompok yang paling merasakan dampak ketika harga bahan pokok mengalami kenaikan. Karena itu, intervensi pemerintah melalui pasar murah dapat menjadi salah satu cara untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Kamayanti juga melihat pelaksanaan pasar murah dapat membantu menjaga keseimbangan akses pangan antara masyarakat perkotaan dan mereka yang tinggal di wilayah perdesaan. Pemerintah dinilai perlu memperhatikan sebaran lokasi agar program tersebut tidak hanya mudah dijangkau oleh masyarakat di pusat kota.

“Pemerataan harus menjadi perhatian. Warga di kecamatan maupun desa juga membutuhkan akses terhadap bahan pokok murah, bukan hanya masyarakat yang berada dekat pusat pemerintahan,” tuturnya.

Ia mendorong pemerintah provinsi memperluas cakupan pasar murah dengan mempertimbangkan wilayah yang memiliki kebutuhan tinggi maupun keterbatasan akses terhadap bahan pokok. Dengan demikian, program tersebut diharapkan tidak hanya membantu dari sisi harga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Kamayanti menegaskan DPRD Kalteng mendukung keberlanjutan program selama pelaksanaannya benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan pasar murah bukan pada seberapa sering kegiatannya digelar, tetapi seberapa banyak masyarakat yang terbantu dan seberapa luas manfaatnya,” tandasnya.